Aku masih mengakui bawha waktu adalah kekuatan yang tak terbatas..
Tak mampu aku menjawab kapan perhitungan pertama kali waktu dan kapan akan berakhirnya..
Waktu juga ada penguji yang sangat lihai..
Lihai dalam mengeluarkan sisi asli seseorang atau sekedar respon keluaran yang tak tahan atas waktu..
Waktu masih mempermainkanku .
Minta maaf pada semua yang telah tersakiti, karena diriku yang tak tahan akan ujian waktu..
Mungkin jika bukan karena ujian waktu, maka tak akan terjadi..
Waktu pula lah yang membuatku menyadarinya
dan Waktu pula yang menyuruh minta maaf..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Harap komentarnya...